web development
Home
Main Menu
Home
Nuclear News & Opinion
Nuclear Technology
Nuclear Pro & Con
Nuclear Polls
Updates 2
Lab Gathering   Yonggwang Nuclear Power Plant   Politik yang Menakutkan?   Selamat Ulang Tahun Ke 25   My Trip to Pulau Tidung   PERPIKA Visited Nuclear Power Plant   Seoul National University   My Social Activity   Integrated World Culture Heritage Program   My Family's Slideshow & Pictures   Selamat Hari Raya Idul Fitri   Kisah Serangan Jantung   The leadership crisis in Indonesia   Anggota Baru di Keluarga Kami   KNS Spring Meeting
Miscellaneous
My Activites
My Family
My Musics
My Opinions
My Pictures
Others
Join this Group

Statistics
Visitors: 125547
Republik Korea akhirnya menandatangani GNEP PDF Print E-mail
Written by Chairul Hudaya   
Sunday, 23 December 2007

Departemen Energy Amerika (DOE) menyambut hangat keputusan Republik Korea untuk bergabung dan memandatangani Global Nuclear Energy Partnership (GNEP). GNEP adalah sebuah kerjasama sukarela yang bertujuan untuk memperluas kerjasama dibidang tenaga nuklir secara aman dan safe dengan menjunjung tinggi pengelolaan limbah nuklir dan juga isu proliferasi. Kini dengan masuknya Korea, total negara anggota yang telah menandatangani kerjasama tersebut menjadi 19 negara.

Asisten sekretaris DOE untuk bidang Energi nuklir, Dennis R. Spurgeon, mengatakan bahwa Republik Korea adalah salah satu negara maju dibidang pemanfaatan energi nuklir untuk tujuan damai dan dengan perkembangan riset dan teknologi dibidang nuklir yang dimiliki Republik Korea ini akan membawa sesuatu hal yang signifikan pada kemajuan GNEP. Ia menambahkan bahwa negara negara GNEP akan berusaha untuk menjamin sebuah framework yang bervisi dan berkesinambungan untuk meningkatkan penggunaan energi nuklir untuk tujuan damai dangan senantiasa memperhatikan keselamatan.


Departemen Energy Amerika (DOE) menyambut hangat keputusan Republik Korea untuk bergabung dan memandatangani Global Nuclear Energy Partnership (GNEP). GNEP adalah sebuah kerjasama sukarela yang bertujuan untuk memperluas kerjasama dibidang tenaga nuklir secara aman dan safe dengan menjunjung tinggi pengelolaan limbah nuklir dan juga isu proliferasi. Kini dengan masuknya Korea, total negara anggota yang telah menandatangani kerjasama tersebut menjadi 19 negara.

Asisten sekretaris DOE untuk bidang Energi nuklir, Dennis R. Spurgeon, mengatakan bahwa Republik Korea adalah salah satu negara maju dibidang pemanfaatan energi nuklir untuk tujuan damai dan dengan perkembangan riset dan teknologi dibidang nuklir yang dimiliki Republik Korea ini akan membawa sesuatu hal yang signifikan pada kemajuan GNEP. Ia menambahkan bahwa negara negara GNEP akan berusaha untuk menjamin sebuah framework yang bervisi dan berkesinambungan untuk meningkatkan penggunaan energi nuklir untuk tujuan damai dangan senantiasa memperhatikan keselamatan.

Pengumuman bergabungnya Korea dalam GNEP terjadi setelah pertemuan kerjasama internasional pada minggu ini di Vienna. Pertemuan tersebut mencakup pembicaraan mengenai tujuan GNEP dan juga kegiatan kegiatan untuk kerjasama kelompok anggota anggota GNEP dalam pengembangan infrastruktur dan pelayanan akan bahan bakar nuklir.

Baru baru ini, DOE juga menerima kerjasama Italy dan Kanada untuk bergabung dengan GNEP. Pada pertemuan tingkat menteri GNEP yang kedua pada bulan September yang lalu, keanggotaan GNEP menjadi bertambah banyak dengan masuknya China, Perancis. Jepang, Rusia, Australia, Bulgaria, Ghana, Hongaria, Yordania, Kazakstan, Lituania, Polandia, Romania, Slovenia dan Ukrania.

Dalam nota kesepahamannya, GNEP diharapkan dapat meningkatkan penggunaan energi nuklir untuk tujuan damai yang mencakup enhanced safeguards, kerjasama dibidang bahan bakar nuklir, dan pengembangan teknologi. Nations participating in this cooperation would not give up any rights and voluntarily engage to share the effort and gain the benefits of economic, peaceful nuclear energy.

Source

 

Comments  

 
#1 Chairul 2008-09-28 16:11 test Quote
 
 
#2 reVa 2008-10-04 13:29 hey Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

< Prev
joomla template
This website is using Joomla under GNU General Public License and template by Jomladev with modification
Contact Chairul Hudaya here
Portal Seputar Ketenaganukliran
Portal Seputar Ketenaganukliran