web development
Home
Main Menu
Home
Nuclear News & Opinion
Nuclear Technology
Nuclear Pro & Con
Nuclear Polls
Updates 2
Lab Gathering   Yonggwang Nuclear Power Plant   Politik yang Menakutkan?   Selamat Ulang Tahun Ke 25   My Trip to Pulau Tidung   PERPIKA Visited Nuclear Power Plant   Seoul National University   My Social Activity   Integrated World Culture Heritage Program   My Family's Slideshow & Pictures   Selamat Hari Raya Idul Fitri   Kisah Serangan Jantung   The leadership crisis in Indonesia   Anggota Baru di Keluarga Kami   KNS Spring Meeting
Miscellaneous
My Activites
My Family
My Musics
My Opinions
My Pictures
Others
Since Oct 02 '08
Locations of visitors to this page
Live Chat
Chat with me even though I am offlineChairul Hudaya
© 2008 WIS.ro
Join this Group

Statistics
Visitors: 125545
Isu Nuklir dalam AYCC 2008 PDF Print E-mail
Written by Chairul Hudaya   
Saturday, 08 November 2008

Pada tanggal 30 Oktober - 2 November 2008, Kementrian Budaya, Olahraga dan Pariwisata Republik Korea mensponsori program Asian Youth Culture Camp (AYCC) 2008. Program yang berslogan "Asia, Culture and Environtment" ini bertujuan menggugah para pemuda di negara negara Asia untuk peduli terhadap budaya dan lingkungan. Dua topik yang menjadi pembahasan utama yaitu usaha Gwangju untuk menjadi Hub City dari Asian Culture dan pengaruh perubahan iklim (climate change) terhadap world culture heritages (WCH) yang tersebar diberbagai negara di dunia.

Peserta AYCC 2008 berjumlah 60 partisipan dari 10 negara dengan latar belakang pendidikan umumnya bidang social science, dan beberapa dalam bidang engineering, termasuk saya.  Dari jumlah tersebut kemudian dibagi menjadi 7 kelompok yang terdiri dari 4 kelompok membahas topik 1 dan 3 kolompok pada topik 2. Dalam hal ini, saya termasuk dalam group 2 yang beranggotakan 9 orang. Meskipun background saya tidak hubungan langsung dengan masalah budaya, namun topik mengenai climate change menjadi menarik untuk dibahas. Selama 4 hari, kita mendiskusikan bagaimana cara untuk mengatasi perubahan iklim, terutama global warming yang menurut UNESCO sudah dalam taraf mengkhawatirkan yang berakibat buruk pada WCH.


Image
Peserta AYCC 2008

Meskipun banyak perdebatan mengenai apa penyebab global warming, namun banyak pihak berpendapat bahwa CO2 mempunyai peranan penting sehingga fenomena tersebut terjadi. Sektor energi merupakan salah satu sektor yang berkontribusi dalam pengemisian CO2 ke atmosfer. Sehingga perlu perhatian khusus dalam menyelesaikan masalah ini secara bijak.

Salah satu dari beberapa usalan saya untuk mengatasi global warming di sektor energi yaitu dengan penggunaan energi nuklir dalam memenuhi kebutuhan listrik sebuah negara. Cukup menarik memang membahas masalah ini, dimana ada banyak pro dan kontra. Saya paparkan data-data mengenai berapa besar kontribusi emisi CO2 dari PLTN, PLTU, PLTG, PLT Angin, dan PLT lainnya dari hasil studi lembaga-lembaga  berkompeten dibidangnya. Dijelaskan pula bagaimana proses teknis reaksi fisi sehingga bisa menghasilkan energi. Setelah berdiskusi panjang lebar mengenai hal ini, akhirnya group 2 merekomendasikan penggunaan energi nuklir sebagai salah satu solusi dalam mengatasi global warming yang baik langsung maupun tidak langsung akan bersinggungan dengan WCH.

 

Image
Anggota Group 2

 

Comments  

 
#1 Wong Banten 2008-11-09 01:24
Di belahan dunia berkembang termasuk indonesia, yang mendesak dibahas menyangkut global warming itu adalah bahaya merokok..Berapa banyak emisi CO dan CO2 yang dihasilkan per tahun dari rokok!!budaya dan mental sosial masyarakat yang rapuh..lebih dahsyat pengaruhnya secara langsung di masyarakat…Candu, dan narkotika tentunya mudah mendekat…

(di forum AYCC seperti ini dibahas ga tuch..)
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

< Prev   Next >
joomla template
This website is using Joomla under GNU General Public License and template by Jomladev with modification
Contact Chairul Hudaya here
Portal Seputar Ketenaganukliran
Portal Seputar Ketenaganukliran