web development
Home
Main Menu
Home
Nuclear News & Opinion
Nuclear Technology
Nuclear Pro & Con
Nuclear Polls
Updates 2
Lab Gathering   Yonggwang Nuclear Power Plant   Politik yang Menakutkan?   Selamat Ulang Tahun Ke 25   My Trip to Pulau Tidung   PERPIKA Visited Nuclear Power Plant   Seoul National University   My Social Activity   Integrated World Culture Heritage Program   My Family's Slideshow & Pictures   Selamat Hari Raya Idul Fitri   Kisah Serangan Jantung   The leadership crisis in Indonesia   Anggota Baru di Keluarga Kami   KNS Spring Meeting
Miscellaneous
My Activites
My Family
My Musics
My Opinions
My Pictures
Others

Links

 International Atomic Energy Agency

Join this Group

Visitor

Statistics
Visitors: 90325
Demo Tunggal di Korsel Tolak PLTN PDF Print E-mail
Written by Chairul Hudaya   
Tuesday, 25 November 2008

Dibawah ini adalah berita yang dimuat di Suara Merdeka Juli, 2007. Coba kala itu saya tahu Gus Nung datang ke Seoul, pastinya saya akan senang sekali meng-guide selama kunjungannya di Seoul. Dan, tentu saja akan sangat asyik sekali untuk berdiskusi masalah penggunaan nuklir di Indonesia.

Sumber : Suara Merdeka

 

Demo Tunggal di Korsel Tolak PLTN

TOLAK PLTN:Tiga warga Korsel melintas di dekat KH Nuruddin Amin, warga Bangsri, Jepara yang melakukan aksi demo tunggal anti-PLTN di depan gedung Korean Electric Power Company (KEPCo) Korsel, Rabu (11/7).(30)

JEPARA- Suara Merdeka Kamis, 12 Juli 2007 Ketua PCNU Jepara KH Nuruddin Amin (Gus Nung), Rabu (11/7), melakukan aksi demo tunggal di Korea Selatan (Korsel). Itu dilakukan setelah Pemerintah Korsel melarang demo anti-PLTN digelar dengan melibatkan banyak orang.

Penduduk Bangsri itu melakukan aksinya di siang hari di depan gedung Korean Electric Power Company (KEPCo) Korsel. Aksinya mendapat dukungan Korean Federation of Environmental Movement (KFEM), organisasi peduli lingkungan di Negeri Gingseng.

 
The Liquid Fluoride Thorium Reactor PDF Print E-mail
Written by Chairul Hudaya   
Monday, 24 November 2008
You need to a flashplayer enabled browser to view this YouTube video
http://kr.youtube.com/watch?v=AHs2Ugxo7-8
 
 Thanks to Google TechTalk Channel providing us such valuable lectures.
 
Alur Pembangunan PLTN di Indonesia PDF Print E-mail
Written by Chairul Hudaya   
Sunday, 23 November 2008

Untuk memahami alur (milestone) pembangunan PLTN, IAEA pada tahun 2007 telah mengeluarkan panduan bagi para member states yang akan mengembangkan PLTN di Negaranya. Guidance tersebut tertuang dalam: Milestone in the Development of National Infrastructure for Nuclear Power

IAEA membagi dalam 3 tahap milestone, sebagai berikut :

Milestone 1 : Ready to make a knowledgeable commitment to a nuclear programme

Milestone 1 dimulai dengan pernyataan komitmen dan dukungan penuh dari pemerintah untuk menggunakan energi nuklir dalam memasok kebutuhan listriknya dimasa yang akan datang. In case negara kita, tentu saja komitmen itu sudah didengungkan, misalnya dengan adanya berbagai peraturan-perundangan yang telah dibuat oleh pemerintah dan regulatory body. Dan, dengan adanya peraturan yang menyatakan nuklir untuk masuk dalam national energy policy memperkuat komitmen pemerintah untuk menggunakan energi ini. Selain dalam bentuk peraturan perundangan, komitmen dan dukungan penuh pemerintah perlu dituangkan dengan pembentukan Nuclear Energy Program Implementing Organization (NEPIO). Ini hanya sebutan ilustrasi saja oleh IAEA, namanya bisa apa saja jika diterapkan di Indonesia (mungkin semacam tim nasional). NEPIO bisa berada dibawah koordinasi menteri tertentu misalnya bidang energy and industry atau mungkin juga dibawah Presiden (?). Tugas NEPIO adalah melakukan studi komprehensif pengimplementasian NPP, diantaranya studi akan :

 
Pembiayaan PLTN dan Perekonomian Nasional PDF Print E-mail
Written by Chairul Hudaya   
Sunday, 23 November 2008
Seperti biasa, tulisan dibawah ini saya sarikan dari milis IndoEnergy . Selamat Membaca.

 
Chairul Hudaya

Tanggapan saya berwarna biru
Salam,

Kita ini punya uang dari mana? Bukankah salah satunya ekspor sumber energi? Kalau kita bisa cukup punya uang dengan tidak ekspor sumber energi, dan kemudian karena uangnya banyak lalu mau beli PLTN, buat saya itu tidak masalah.

Berawal dari pertanyaan "kita punya uang dari mana?" maka saya pikir ini termasuk dalam how to finance the NPP Project. Memang project NPP ini punya tantangan yang sangat besar dalam masalah pembiayaannya, karena memerluka large capital, long project schedule, butuh skilled human resources, dan butuh regulatory yang complex.

Nah yang dimaksud "kita" dalam pertanyaan bapak itu merefer kepada siapa? Kalau yang hanya membiayai pemerintah, 100% saya sepakat, tidak feasible pak. Maka harus dicari sumber pembiayaan yang lainnya. Dalam buku IAEA Nuclear Energy Series berjudul " Milestone in the development of national infrastructure" dikenal ada 2 istilah : funding dan financing. Saya copy kan saja disini :

 
<< Awal < Prev 1 2 3 4 5 6 7 Next > Akhir >>

Results 19 - 27 of 55
joomla template
This website is using Joomla under GNU General Public License and template by Jomladev with modification
Contact Chairul Hudaya here
Portal Seputar Ketenaganukliran
Portal Seputar Ketenaganukliran